Cara Menumbuhkan Jenggot

Cara Menumbuhkan Jenggot

cara menumbuhkan jenggot, cara cepat menumbuhkan jenggot, cara menumbuhkan rambut, cara menumbuhkan jenggot dengan cepat

Tumbuh jenggot tergantung dengan tingkat sensitif akar rambut dengan rangsangan hormon androgen pada tempat dimana rambut tersebut tumbuh, misalnya pada janggut atau pada bagian jambang. Sebenarnya faktor keturunan juga sangat mempengaruhi pertumbuhan jenggot atau brewok.

Cara menumbuhkan jenggot dengan cepat memakai obat oles hanyalah salah satu cara agar menstimulus tempat atau lingkungan area tempat tumbuh rambut agar lebih subur saja. Namun jika anda tidak memiliki riwayat keluarga yang berjenggot tebal atau brewok maka sebenarnya cara cara cepat menumbuhkan brewok dengan menggunakan obat oles sia-sia saja.

Cara Menumbuhkan Jenggot Dengan Cepat Secara Alami

Berikut ini beberapa bahan alami yang dapat merangsang untuk pertumbuhan jenggot secara alami.

  • Cara cepat tumbuh jenggot dengan Kemiri. Caranya adalah dengan membuat minyak kemiri dan kemudian dioleskan pada jenggot atau tempat yang diinginkan. Lakukan secara rutin dan dalam 2 minggu akan terlihat hasilnya.
  • Cara cepat tumbuh jenggot dengan Mentega. Cara menggunakannya sama seperti dengan kemiri yaitu dengan dioleskan pada area tempat tumbuhnya rambut yang diinginkan. Lakukan pada saat menjelang tidur tapi pengolesannya harus tipis dan kita tunggu sampai menyerap.

Nah itu saja cara menumbuhkan jenggot secara alami yang bisa saya jawab dan sampaikan. Saran saya jangan melakukan cara alami menumbuhkan jenggot ini kalau memang anda tidak mempunyai riwayat keluarga yang berjenggot atau brewok karena menumbuhkan jambang dengan cara ini hanya membuang waktu anda saja. Terimakasih anda sudah membaca artikel kami.

Untuk minyak penumbuh jenggot, brewok, jambang serta penumbuh kumis yang sudah terbukti bagus dan berkhasiat dikalangan mancanegara dan hasilnya nyata kami merekomendasikan menggunakan PENUMBUH JAMBANG GREEN ANGELICA yang sudah terbukti dan teruji khasiatnya.
Order & Konsultasi
CALL, SMS, WA : 082233434456
Alamat toko kami :
Jl. Raya Lontar No.183, Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60216, Indonesia.
Advertisements

Memelihara Jenggot

Memelihara Jenggot

penumbuh jenggot, penumbuh jenggot alami

Nabi Muhammad SAW bersabda:
عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ إِذَا حَجَّ أَوْ اعْتَمَرَ قَبَضَ عَلَى لِحْيَتِهِ فَمَا فَضَلَ أَخَذَه صحيح البخاري، 5442)
Dari Ibn Umar dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tampillah kalian berbeda dengan orang-orang musyrik, peliharalah jenggot dan cukurlah kumis”. Dan ketika Ibn Umar melaksanakan haji atau umrah, beliau memegang jenggotnya, dan ia pun memotong bagian yang melebihi genggamannya” (Shahih al-Bukhari, 5442)
Walaupun hadits ini menggunakan kata perintah, namun tidak serta merta, kata tersebut menunjukkan kewajiban memanjangkan jenggot serta kewajiban mencukur kumis. Kalangan Syafi’iyyah mengatakan bahwa perintah itu menunjukkan sunnah. Perintah itu tidak menunjukkan sesuatu yang pasti atau tegas (dengan bukti Ibnu Umar sebagai sahabat yang mendengar langsung sabda Nabi Muhammad Saw tersebut masih memotong jenggot yang melebihi genggamannya). Sementara perintah yang wajib itu hanya berlaku manakala perintahnya tegas.

Syaikhul Islam Zakariya al-Anshari menyatakan mencukur jenggot adalah makruh khususnya jenggot yang tumbuh pertama kali. Karena jenggot itu dapat menambah ketampanan dan membuat wajah menjadi rupawan. (Asnal Mathalib, juz I hal 551)
Dari alasan ini sangat jelas bahwa alasan dari perintah Nabi Muhammad SAW itu tidak murni urusan agama, tetapi juga terkait dengan kebiasaan atau adat istiadat. Dan semua tahu bahwa jika suatu perintah memiliki keterkaitan dengan adat, maka itu tidak bisa diartikan dengan wajib. Hukum yang muncul dari perintah itu adalah sunnah atau bahkan mubah.

Jika dibaca secara utuh, terlihat jelas bahwa hadits tersebut berbicara dalam konteks perintah untuk tampil berbeda dengan orang-orang musyrik. Imam al-Ramli menyatakan, “Perintah itu bukan karena jenggotnya. Guru kami mengatakan bahwa mencukur jenggot itu menyerupai orang kafir dan Rasululullah SAW sangat mencela hal itu, bahkan Rasul SAW mencelanya sama seperti mencela orang kafir” (Hasyiyah Asnal Mathalib, juz IV hal 162)

Atas dasar pertimbangan ini, maka ulama Syafi’iyyah berpendapat bahwa memelihara jenggot dan mencukur kumis adalah sunnah, tidak wajib. Oleh karena itu tidak ada dosa bagi orang yang mencukur jenggotnya. Apalagi bagi seorang yang malah hilang ketampanan dan kebersihan serta kewibawaannya ketika ada jenggot di wajahnya. Misalnya apabila seseorang memiliki bentuk wajah yang tidak sesuai jika ditumbuhi jenggot, atau jenggot yang tumbuh hanya sedikit.

Adapun pendapat yang mengarahkan perintah itu pada suatu kewajiban adalah tidak memiliki dasar yang kuat. Al-Halimi dalam kitab Manahij menyatakan bahwa pendapat yang mewajibkan memanjangkan jenggot dan haram mencukurnya adalah pendapat yang lemah. (Hasyiyah Asnal Mathalib, juz V hal 551). Imam Ibn Qasim al-abbadi menyatakan bahwa pendapat yang menyatakan keharaman mencukur jenggot menyalahi pendapat yang dipegangi (mu’tamad). (Hasyiah Tuhfatul Muhtaj Syarh al-Minhaj, juz IX hal 375-376)